Pilar Utama Umroh dan Haji: Apa yang Harus Kita Tahu?

Memahami rukun umrah dan haji merupakan fondasi esensial bagi setiap Muslim yang berencana menunaikan ibadah suci ke Tanah Haram. Ibadah yang sarat makna ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang mendalam. Agar ibadah sah dan diterima oleh Allah SWT, kita perlu memahami pilar-pilar utama (rukun) umrah dan haji. Rukun merupakan bagian pokok atau fondasi suatu ibadah. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka ibadah tersebut menjadi tidak sah dan wajib untuk diulang. Sebelum bertolak ke Baitullah, calon jamaah umrah dan haji wajib memahami dan memastikan dapat melaksanakan seluruh rukun dengan benar.

Berikut adalah 4 rukun dalam umrah yang perlu dipahami :
1. Ihram : Niat untuk memulai ibadah umrah yang ditandai dengan mengucapkan talbiyah dan mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki (dua helai kain tanpa jahitan) serta pakaian yang menutup aurat bagi perempuan.
2. Tawaf : Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Tawaf dilakukan dengan berjalan kaki dan dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun besar.
3. Sa'i : Berjalan atau berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah, dimulai dari Shafa dan diakhiri di Marwah.
4. Tahallul : mencukur sebagian atau seluruh rambut kepala bagi laki-laki, dan memendekkan sebagian rambut bagi perempuan setelah menyelesaikan sa'i. Tahallul menandakan berakhirnya larangan-larangan ihram.

Sementara rukun haji lebih kompleks dan membutuhkan persiapan fisik serta mental yang matang. 6 rukun utama ibadah haji:
1. Ihram : Serupa dengan ibadah umrah, namun niat untuk haji dilakukan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan (miqat).
2. Wukuf di Arafah : Berdiam diri di Padang Arafah mulai dari tergelincirnya matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah.
3. Tawaf Ifadah : Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali putaran yang merupakan rukun haji dan wajib dilaksanakan setelah wukuf di Arafah dan melempar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah.
4. Sa'i : Serupa dengan sa'i dalam umrah, dilakukan setelah tawaf ifadah.
5. Tahallul : Tahallul di dalam haji dilakukan secara dua tahap, dilakukan setelah melempar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah, yang membolehkan sebagian larangan ihram. Tahallul tsani (sempurna) dilakukan setelah melaksanakan tawaf ifadah dan sa'i, yaitu menghalalkan seluruh larangan ihram.

Penting untuk diperhatikan bahwa rukun adalah bagian pokok dari ibadah haji dan umrah. Jika salah satu rukun tidak dilaksanakan, menjadikan ibadah tersebut tidak sah. Selain itu, terdapat hal wajib lainnya yang jika tidak dilaksanakan, namun dapat diganti dengan membayar dam (denda), dan tidak membatalkan ibadah.

Jamaah sedang melaksanakan Tahallul
Jamaah sedang melaksanakan Tahallul
Jamaah sedang melaksanakan Sa'i
Jamaah sedang melaksanakan Sa'i

Mengetahui rukun adalah langkah awal yang penting. Langkah selanjutnya? Dapatkan info penawaran umroh eksklusif kami sekarang dan booking seatnya!

umroh agustus
ITINERARY

  1. Jamaah berkumpul di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 3 
  2.  Jamaah Take off menuju Bandara King Abdul Aziz
  3. Setibanya di Mekkah, jamaah bersiap mengambil Miqat 
  4. Jamaah check in hotel Anjum Mekkah untuk beristirahat sejenak
  5. Jamaah melaksanakan kegiatan city tour Ziarah di Kota Mekkah (Jabal Nur, Jabal Tsur, Arofah, Masjid Namiroh dll).......

Note : Perlu diingat bahwa itinerary bersifat tentative dan dapat berubah sewaktu-waktu. 

Informasi lebih lanjut mengenai paket perjalanan, detail itinerary, dan penawaran spesial lainnya dapat menghubungi kami di bawah ini.

Hubungi untuk Pemesanan