Transformasi Makkah
Melalui Proyek Penghijauan

Transformasi Makkah menuju kota yang lebih hijau kini sedang berjalan, dengan target yang lebih ambisius. Di balik padatnya aktivitas pembangunan, Otoritas Kerajaan untuk Kota Makkah dan Masya’ir Muqaddasah (RCMC) sedang berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian serta perusahaan pengembang Kidana. 

Kemitraan strategis ini bertujuan untuk menggenjot program penghijauan di kota suci. Fase percepatan program ini rencananya akan dimulai pada Oktober mendatang, menandai komitmen serius pemerintah Arab Saudi untuk mewujudkan Saudi Green Initiative dan Visi Saudi 2030. Proyek ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga menciptakan ekosistem hijau yang berkelanjutan, yang akan meningkatkan kualitas lingkungan bagi jutaan jemaah dan penduduk Makkah.

Tujuan lainnya adalah menghadirkan rindangnya pepohonan di sepanjang jalur yang dilalui jutaan jemaah, membantu menyaring udara di tengah iklim kering, dan mengurangi suhu panas yang sering menjadi tantangan besar. "Kolaborasi ini akan memberi manfaat nyata—menambah ruang hijau, memperbaiki kualitas udara, dan menopang keberlanjutan ekologi,” seperti yang ditekankan oleh seorang pejabat kementerian.

Setiap tahun, Makkah menjadi saksi bisu jutaan langkah umat manusia dari seluruh penjuru dunia. Ini merupakan investasi pada masa depan dan komitmen terhadap keberlanjutan global. Setiap pohon yang ditanam adalah simbol harapan, yang akan menopang ekosistem, dan mengurangi dampak perubahan iklim, serta dapat  menciptakan Bumi yang lebih baik bagi seluruh umat islam yang mendatangi Tanah Suci.