Pendaftaran I'tikaf di Masjidil Haram dan Nabawi Mulai Dibuka, Simak Persyaratannya!
Bagi setiap Muslim, menghabiskan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan di bawah naungan kubah Masjidil Haram atau di ketenangan Masjid Nabawi adalah impian yang tak ternilai. Memasuki tahun 1447 Hijriah, kesempatan emas untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar melalui ibadah I’tikaf di Dua Masjid Suci. Pihak pengelola secara resmi telah membuka pendaftaran secara online. Pendaftaran ini dibuka tepat pada tanggal 20 Februari 2026 bertepatan dengan tanggal 3 Ramadhan mulai pukul 11:00 pagi waktu setempat.
Mengingat kuota yang disediakan sangat terbatas dan antusiasme yang luar biasa, calon peserta diharapkan segera melakukan registrasi melalui sistem digital yang telah disediakan guna memastikan kuota dan kenyamanan ibadah selama sepuluh hari terakhir bulan suci. Setelah proses registrasi, Anda perlu memantau pemberitahuan secara berkala, karena konfirmasi atau pemilihan peserta akan dikirimkan langsung melalui notifikasi SMS.
Ibadah I'tikaf tahun ini dijadwalkan akan dimulai pada 9 Maret 2026, yang bertepatan dengan malam 20 Ramadhan 1447 H. Mengingat ibadah ini berlangsung selama sepuluh hari terakhir bulan suci, para jamaah akan menetap di masjid hingga akhir Ramadhan, sekitar tanggal 19 atau 20 Maret 2026 tergantung terlihatnya hilal. Bagi yang ingin mendaftarkan diri melalui portal resmi, terdapat beberapa kriteria utama yang harus dipenuhi. Diantaranya telah memenuhi syarat usia minimal, yaitu 18 tahun. Selain itu, pendaftaran diprioritaskan bagi mereka yang memiliki kewarganegaraan Arab Saudi atau penduduk asing yang memegang kartu izin tinggal resmi (Iqamah).
I'tikaf sendiri merupakan ibadah berdiam diri di dalam masjid dengan niat semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama beritikaf, seorang Muslim melepaskan diri sejenak dari kesibukan duniawi untuk fokus beribadah, mulai dari mendirikan shalat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, hingga bermunajat dalam doa. Meskipun dapat dilakukan kapan saja, I'tikaf mencapai puncaknya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Hal ini didasarkan pada sunnah Rasulullah SAW yang tidak pernah meninggalkan ibadah akhir Ramadhan hingga beliau wafat.
Berikut ini adalah langkah - langkah pendaftaran online I'tikaf :
1. Kunjungi situs web khusus layanan elektronik General Authority for the Care of the Affairs of the Two Holy Mosques melalui tautan ini
2. Untuk menjamin keamanan data, warga negara Saudi maupun ekspatriat pemegang Iqamah diwajibkan masuk (login) menggunakan portal autentikasi nasional "Nafath".
3. Setelah berhasil masuk, Anda akan diminta menentukan lokasi pelaksanaan ibadah I'tikaf. Diantaranya Masjidil Haram, Makkah atau Masjid Nabawi, di Madinah. Pilihlah lokasi yang paling sesuai dengan rencana perjalanan ibadah Anda.
4. Lengkapi seluruh data pribadi yang diminta dan pastikan Anda membaca serta menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku. Setelah itu klik tombol ajukan untuk mengirimkan permohonan ke sistem pengelola.
Mari persiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menjemput ampunan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Semoga Anda menjadi salah satu insan terpilih yang diizinkan Allah untuk bersujud di Masjidil Haram atau merasakan syahdunya beribadah di Raudhah, Masjid Nabawi.