InJourney Siagakan 19 Bandara Sambut Musim Haji 22 April 2026
InJourney Airports menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut musim haji 2026 yang akan segera dimulai pada 22 April mendatang. Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Rizal Pahlevi, memastikan bahwa sebanyak 19 bandara di seluruh Indonesia telah disiagakan untuk melayani keberangkatan 205.333 calon jamaah haji menuju Tanah Suci.
"Seluruh aspek operasional, mulai dari fasilitas hingga kesiagaan personel, telah kami pastikan siap guna mendukung mobilitas pesawat maupun jamaah di semua bandara embarkasi dan haji antara. Kami juga terus menjaga koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait," ujar Pahlevi dalam keterangannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur bandara telah disesuaikan untuk melayani pesawat bertipe wide-body. Infrastruktur vital seperti landas pacu (runway), jalur taksi (taxiway), dan area parkir pesawat (apron) telah disiagakan untuk mendukung penerbangan jarak jauh. Hal ini menjadi krusial karena armada yang digunakan, yakni Airbus A330 dan Boeing 777, menuntut spesifikasi fasilitas dengan standar tinggi demi keselamatan operasional jamaah.
Tahun ini pemerintah secara resmi menetapkan 14 bandara di bawah naungan InJourney sebagai embarkasi haji utama, sementara 5 bandara lainnya difungsikan sebagai embarkasi antara. Seluruh bandara tersebut disiagakan untuk memfasilitasi keberangkatan jamaah langsung menuju Tanah Suci. Adapun daftar bandara yang melayani proses keberangkatan tersebut meliputi:
Bandara Internasional Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta Tangerang
Bandara Juanda Surabaya
Bandara Adi Soemarmo Solo
Bandara Kertajati Majalengka
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Bandara Hang Nadim Batam
Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang
Bandara Kualanamu Deli Serdang
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan
Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok
Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh
Bandara Minangkabau Padang
Selain bandara embarkasi utama, terdapat lima bandara yang ditetapkan sebagai embarkasi antara. Bandara-bandara ini berfungsi sebagai titik awal pengumpulan jemaah sebelum menuju embarkasi utama, yang meliputi: Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu) Bandara Radin Inten II (Lampung) Bandara Depati Amir (Pangkalpinang) Bandara Sultan Thaha (Jambi) Bandara Pattimura (Ambon)
Sejak peresmiannya pada 2019, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) akhirnya resmi melayani penerbangan haji di tahun 2026. Pahlevi menegaskan bahwa YIA kini siap memberangkatkan langsung menuju Tanah Suci. Infrastruktur sisi udara, terutama runway berukuran 3.250 x 45 meter, menjadi modal utama bandara ini dalam memfasilitasi pesawat wide body demi kelancaran perjalanan para jamaah.
Layanan Mecca Route atau jalur cepat imigrasi kini dapat dinikmati di empat titik embarkasi utama. Fasilitas ini tersedia di Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, dan Adi Soemarmo, serta diperluas ke Bandara Sultan Hasanuddin. Kehadiran perdana layanan ini di Makassar diharapkan dapat mempermudah proses keberangkatan jamaah asal wilayah timur Indonesia.
Tahun ini, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mencatat sejarah dengan menghadirkan layanan Mecca Route untuk pertama kalinya. Fasilitas ini merupakan layanan keimigrasian resmi Arab Saudi yang dilakukan langsung di Indonesia. "InJourney Airports memberikan dukungan penuh terhadap implementasi ini dengan menyediakan sarana serta prasarana yang dibutuhkan demi kelancaran Mecca Route," tegas Pahlevi.