Pemerintah Ungkap Alasan Ratusan Visa Petugas Haji 2026 Belum Terbit
Persiapan keberangkatan haji 2026 kini semakin dekat, namun Pemerintah melaporkan bahwa ratusan visa petugas haji hingga kini masih tertahan akibat kendala teknis pada sistem pengajuan. Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyatakan telah mengantongi laporan detail terkait kendala tersebut dan memastikan langkah-langkah perbaikan agar kendala administratif ini tidak mengganggu pelayanan bagi jamaah di tanah suci nantinya.
"Terkait perkembangan dokumen perjalanan, seluruh visa jemaah telah rampung diterbitkan. Namun, masih ada laporan mengenai sekitar 325 visa petugas haji yang hingga kini belum keluar," ujar sosok yang akrab disapa Gus Irfan tersebut dalam konferensi pers bersama Kepala KSP, M. Qodari, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Setelah dilakukan investigasi cepat oleh Kementerian Haji dan Umrah, diketahui bahwa permasalahannya terletak pada kendala teknis saat proses input administrasi. Gus Irfan menjelaskan bahwa ditemukan sejumlah ketidaksesuaian data petugas, salah satunya adalah kualitas unggahan foto paspor yang tidak memenuhi kriteria standar digital yang ditetapkan, sehingga sistem menolak pengajuan visa tersebut secara otomatis.
"Kami langsung menginvestigasi masalah ini dan memang ditemukan hambatan teknis. Masalahnya ada pada detail data yang dimasukkan, mungkin saat memfoto paspor hasilnya kurang jernih atau tidak sesuai kriteria," ungkapnya.
Kendati demikian, pemerintah memberikan jaminan bahwa proses sinkronisasi data ini sedang dipercepat demi memastikan seluruh petugas haji tetap berangkat ke Tanah Suci tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami terus mengejar penyelesaiannya agar para petugas tetap bisa berangkat tepat waktu. Kami sudah memetakan masalahnya setelah menerima laporan detail mengenai kendala yang dialami oleh sejumlah petugas haji kita," tegas Gus Irfan.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk melakukan percepatan penyelesaian seluruh hambatan administratif yang ada. Upaya ini menjadi prioritas utama karena dedikasi dan kesiapan petugas di lapangan sebab kelancaran seluruh rangkaian prosesi haji sangat bergantung pada efektivitas pendampingan yang diberikan oleh para petugas kepada jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima.