Muncul Peringatan Darurat di HP Saat Umrah? Ini Panduan untuk Jemaah

Jemaah umrah asal Indonesia yang sedang berada di Arab Saudi tidak perlu panik apabila tiba-tiba menerima peringatan darurat di ponsel. Pesan tersebut merupakan bagian dari sistem pemberitahuan keselamatan yang dapat digunakan oleh otoritas Arab Saudi untuk menyampaikan informasi penting kepada masyarakat di wilayah yang berpotensi atau sedang menghadapi kondisi darurat.

KJRI Jeddah mengimbau para jemaah untuk tetap tenang, membaca informasi yang disampaikan dalam pesan peringatan, serta mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat. Jemaah juga disarankan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah rombongan.

Melalui akun Instagram resminya, @kantorurusanhaji, pada Sabtu (19/9/2026), KUH KJRI Jeddah menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi melalui Saudi Civil Defense dapat mengirimkan peringatan darurat langsung ke ponsel masyarakat yang berada di wilayah terdampak. Peringatan tersebut ditujukan untuk memberikan informasi dan membantu masyarakat mengambil langkah keselamatan yang diperlukan. Hal yang paling penting adalah memahami isi peringatan, memperhatikan instruksi keselamatan, dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

KUH KJRI Jeddah juga mengimbau jemaah umrah untuk tidak mengambil atau menyebarluaskan foto maupun video yang berpotensi menimbulkan kepanikan. Jemaah diharapkan tetap bijak dalam menggunakan media sosial, terutama ketika menerima informasi terkait situasi darurat. 
Selain itu, jemaah diminta untuk tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang sumbernya belum jelas. Pastikan setiap informasi mengenai kondisi darurat di Arab Saudi diperoleh dari sumber resmi dan dapat dipercaya sebelum diteruskan kepada keluarga, sesama jemaah, maupun masyarakat melalui media sosial.

Jemaah juga dianjurkan menyimpan nomor-nomor penting yang dapat dihubungi apabila membutuhkan bantuan dalam situasi tertentu.
"Pantau informasi resmi dan simpan nomor penting selama berada di Arab Saudi."

KUH KJRI Jeddah turut menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan mendapat perlindungan selama berada di Tanah Suci. 
"Semoga seluruh jemaah Indonesia senantiasa diberikan perlindungan dan kelancaran dalam beribadah di Tanah Suci," tulis KUH KJRI Jeddah.