Selasa (26/8/2025), Wakil Gubernur Wilayah Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, secara resmi membuka Pameran dan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam. Berlokasi di Menara Jam Mekah, peresmian ini menjadi penanda dimulainya proyek megah yang diinisiasi oleh Liga Muslim Dunia (MWL), bekerja sama dengan Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Situs Suci. Acara ini dihadiri oleh banyak pejabat penting ini diharapkan dapat menjadi pusat ilmu pengetahuan dan inspirasi bagi jutaan pengunjung dari seluruh dunia.
Melalui proyek inovatif ini, pengunjung diajak menyelami sejarah Islam secara mendalam dengan bantuan teknologi terkini. Saat acara peresmian, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz mendapat kesempatan untuk secara langsung mencoba berbagai fasilitas interaktif yang ditawarkan. Beliau mengunjungi paviliun yang menampilkan replika visual dari kamar Nabi Muhammad SAW, menjelajahi pameran yang membahas prinsip-prinsip pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi, dan mengamati replika jalur hijrah yang detail, memberikan gambaran nyata tentang perjalanan bersejarah tersebut.
Pameran ini menawarkan pengalaman edukatif yang luar biasa, membawa pengunjung pada perjalanan mendalam tentang kehidupan Nabi Muhammad ﷺ dan peradaban Islam. Dengan memanfaatkan teknologi visual dan digital terkini, pameran ini berhasil menyajikan informasi secara interaktif dan memukau.
Tidak hanya memberikan cara baru bagi umat Islam untuk memahami sirah Nabi, tetapi juga sejalan dengan ambisi Kerajaan Arab Saudi untuk mewujudkan transformasi digital. Alih-alih hanya melihat benda-benda bersejarah, pengunjung diajak berinteraksi langsung dengan narasi dan detail-detail penting dari sejarah Islam, menjadikan pembelajaran lebih hidup dan berkesan.
Salah satu daya tarik utama dari museum ini adalah platform digital bernama "Ethaf". Platform ini berfungsi sebagai perpustakaan ilmiah dan ensiklopedia, yang dapat diakses dalam berbagai bahasa utama dunia. Kehadiran "Ethaf" memastikan bahwa informasi tentang sejarah Nabi dapat menjangkau audiens global lebih luas.
Pada kesempatan yang sama, Insinyur Saleh bin Ibrahim Al-Rasheed, selaku CEO Komisi Kerajaan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pangeran Saud atas dukungan penuh yang telah diberikan untuk proyek pameran ini.
Museum ini sudah dibuka untuk umum, harga tiket masuknya bagi pengunjung dewasa dikenakan biaya tiket sebesar 70 SAR. Sementara itu, ada harga khusus bagi anak-anak berusia 7 hingga 15 tahun, yaitu dikenakan biaya sekitar 56 SAR. Kemudian anak-anak dengan usia di bawah 7 tahun dan penyandang disabilitas (People of Determination) dapat masuk ke museum secara gratis. Pembelian tiket dapat dilakukan dengan mudah melalui situs web resmi Ethaf.